Hidangan ini tercipta karena kangen dengan konro bakar. Dan krn kami tinggal di kabupaten yg tdk ada penjual konro bakar, jd kami pun membuat imitasi dr konro bakar ‘walaupun ga mirip ??’ .... dan krn di sini tukang daging tidak menggunakan alat potong daging & tulang. Maka hasil yg didapatkan pun hampir mirip cacah2an tulang. *coba bayangkan bapak2 pakai kapak panjang untuk motong2 tulang2an sapi, posenya mirip dengan orang yg sedang motong kayu bakar .... epic ?? apapun ituh caranya, hasilnya kami pun bisa makan buntut sapi... ??