Bolu Marble Icing Sugar Lemon
Saat hari raya, ibu selalu mengajak anak-anak nya untuk menyiapkan menu untuk di sajikan di saat hari raya. Jadi bolu yang satu ini, sudah menjadi resep andalan ibu.
#ShareYourJourney
Bahan:
Tepung cakra 150 gr
Tepung segitiga 100 gr
Saf instant 5 gr
Gula pasir 38 gr
Susu bubuk 25 gr
Kuning telur 1 butir
Air es 140 ml
Palmia Margarin Serbaguna 38 gr
Garam 5 gr
Bread improved 2 gr
Cara Membuatnya:
Campurkan terigu, gula pasir, saf instant, susu bubuk, bread improved, setelah itu masukkan kuning telur, tuang air es aduk sampai tercampur rata. Lalu ulenin hingga setengah kalis, lalu masukkan Palmia Margarin Serbaguna dan garam ulenin hingga kalis.
Sudah kalis istirahatkan 10 menit lalu potong dan pulun.
Lalu diamkan 15 menit dan dibentuk.
Fermentasi kurang lebih 45 menit ato lihat kondisi adonan mengembang 2 kali lipat.
Panaskan minyak lalu goreng hingga kuning kecoklatan.
Tunggu dingin siap diberi topping.
Saat hari raya, ibu selalu mengajak anak-anak nya untuk menyiapkan menu untuk di sajikan di saat hari raya. Jadi bolu yang satu ini, sudah menjadi resep andalan ibu.
Dulunya...saya adalah orang yang jarang sekali ngoprek dapur, rasanya malas sekali mau masak. Dalam pikiran saya selalu berkata, masak itu susah, ngepasin bumbu supaya rasanya tidak cemplang itu susah...ini pasti gagal...ini pasti tidak enak Dan memang seringnya ketika saya masak hasilnya ajaib hahahhaa...kala kata orang Jawa "rasane ora ngalor ora ngidul" atau ngga jelas hahaha. Jadilah saya semakin malas ke dapur...tapi tidak mungkin juga kan setiap hari membeli makanan. Akhirnya saya tetep masak buat anak-anak. Memasak karena kebutuhan, tapi ngga happy, rasanya juga masih srg cemplang ?? Kalau baking, sejak kecil saya suka baking, yahhh baking ala bocah yang penting happy..soal rasa nomor sekian haha, tapi semenjak saya kuliah saya tidakn pernah baking lagi. Ketika pandemi melanda, dan mati gaya menyerang saya...saya mulai ngelirik dapur. Mencoba aneka macam resep. Sejak saat itu saya jadi suka ngoprek dapur, bukan hanya baking, saya mulai belajar cooking jg. Dan saya menemukan "me time" ketika ngoprek dapur, sejenak berhenti dari pikiran yang berisik. Ada kebahagian sendiri ketika melakukan itu. Dan kebahagian itu bertambah ketika melihat ekspresi suami dan anak-anak yang menyukai masakan saya.