Pie buah
Kulit pie yang renyah dipadukan dengan gurih vla dan segarnya buah bisa jadi pilihan saat menghabiskan waktu bersama keluarga
Bahan Utama:
200 gr Tepung terigu protein tinggi
50 gr Tepung terigu protein rendah
50 gr Gula halus
100 ml Susu cair
1 butir Kuning telur
2 sdm Royal Palmia Butter Margarine
1 sdt Garam
1 sdt Ragi
Bahan Pelengkap:
Gula halus
Fla coklat
Langkah Masak:
1. Campurkan tepung terigu yang sudah diayak, gula halus, ragi, kuning telur, dan susu cair. Aduk rata, bisa menggunakan mixer. Kemudian, masukkan Royal Palmia Butter Margarine dan garam, aduk kembali hingga kalis.
2. Bagi rata adonan dan bulatkan. Diamkan selama 30 menit.
3. Kempiskan adonan, diamkan lagi selama 15 menit.
4. Panaskan minyak, goreng hingga kecoklatan.
5. Balurkan donat dengan gula halus, lalu bolongi sisi donat dengan sumpit dan beri isian sesuai selera.
6. Siap disajikan.
Kulit pie yang renyah dipadukan dengan gurih vla dan segarnya buah bisa jadi pilihan saat menghabiskan waktu bersama keluarga
Saya Ramadhany, seorang ibu rumah tangga yang memiliki usaha kue rumahan. Berawal dari pandemi yang terasa sangat sulit, bahkan suamipun pernah terpapar covid 19, akan tetapi hal ini tidak membuat saya menyerah, justru membuat saya berpikir maju memutar otak bagaimana caranya agar dapur tetap ngebul, dan sayapun makin termotivasi untuk bangkit. Selama dirumah aja saya bisa menemani dan menjaga anak sambil mengembangkan kreatifitas dengan melakukan berbagai kegiatan sehingga lebih produktif, salah satunya mencoba membuat produk terbaru untuk usaha saya. Dan inilah produk baru andalan saya yaitu Kurma Tassies, Alhamdulillah cemilan ini menjadi salah satu best seller usaha saya sampai sekarang.
Saya seorang ibu dari 2 orang anak, si Abang yang usianya 4 tahun dan si Ade yang usianya 10 bulan. Kebutuhan hidup yang semakin meningkat, sementara suami baru saja resign kerja membuat saya berkeinginan memiliki usaha dan penghasilan sendiri untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga kami. Awalnya saya berjualan bubur ayam, akan tetapi karena merasa perputaran uangnya kecil dan lambat sya akhirnya memutuskan untuk sementara waktu menutup kedai bubur ayam tsb dan menggantinya dengan usaha lain. Awalnya bingung, apa yang mau dijual karena disamping memikiran usaha saya juga harus mengurus kedua buah hati saya tanpa bantuan oranglain (ART ataupun babysister). Selama kedai bubur ayam tsb tutup, alhamdulillah banyak pesenan kue yang masuk dari rekan kerja suami yang kebetulan mau nikahan. Beliau pesan berbagai macam kue untuk sajian. Terpikir, bagaimana kalo akhirnya jualan kue aja? Lalu ada teman yang pernah makan kue buatan saya bilang "kenapa ga jualan kue az? Risol dan kue-kue buatanmu enak loe". Berawal dari sini, akhirnya memutuskan untuk jualan kue. Awal yang berat untuk kami sekeluarga, karena keterbatasan modal dan alat yang saya miliki untuk memulai usaha. Suami meyakinkan saya, kalo saya pasti bisa. Saya hanya belajar baking secara otodidak (hobi) sementara disekitar kami banyak orang yang usahanya cake n kue kekinian. Sempat ragu tapi berusaha meyakinkan diri, jika kami mampu. Alhamdulilah, sejak febuari sampai sekarang usaha kami bisa bertumbuh dan mulai dikenal masyarakat sekitar Balikpapan dengan Bolu Tape dan Pisang Keju sebagai Menu Andalan Dapur Mumtaz.